Diantara sebaik-baik manusia adalah orang yang bermanfaat diantara sesamanya (Nabi Muhammad SAW)

Novel : Emak Aku INgin Kuliah

Novel : Emak Aku INgin Kuliah
CP : 089620423210, Email : mas.agus.jp@gmail.com, PIN : 7529A05C

Senin, 10 Agustus 2015

Ketika Dirimu Mulai Terlalu Sering Mengeluh, Ingatkan Selalu untuk Tak Lupa Mengucap Syukur

tumblr_nm1eh5KQK31ur8ublo1_1280

Source On Hipwee : http://www.hipwee.com/opini/ketika-dirimu-mulai-terlalu-sering-mengeluh-ingatkan-selalu-untuk-tak-lupa-mengucap-syukur/

Dalam menjalani hidup ini, pasti kita pernah merasa bahwa hidup kita itu terasa penuh dengan cobaan. Baru saja cobaan yang satu bisa kita selesaikan, eh tiba-tiba muncul cobaan baru datang lagi. Seolah hidup ini tak ada habisnya cobaan menghujani diri kita. Begitu bertubi-tubi dan seolah-olah tanpa jeda. Hingga jika kita tak sabar menghadapinya, kita jadi sering mengeluh.
           “Ya Allah, kenapa hidupku seperti ini?”
Kita juga pasti pernah merasa bahwa hidup kita tak sebahagia orang lain. Kita sering mengamati kehidupan orang-orang di sekeliling kita. Kita pun tak ada habisnya membandingkan hidup kita dengan mereka. Membandingkan apa yang kita punya, membandingkan apa yang mereka miliki. Kita melihat seolah hidup mereka penuh dengan kebahagiaan, dan hidup kita penuh dengan kekurangan.

Kamu Masih Ingat Dia, Bukan Berarti Kamu Belum Move On!

CDqZJFCVAAAz3l0

Source On Hipwee : http://www.hipwee.com/opini/kamu-masih-ingat-dia-bukan-berarti-kamu-belum-move-on/

Banyak orang yang menganggap bahwa seseorang itu bisa dikatakan move on jika sudah tak lagi mengingat mantannya di masa lalu. Namun faktanya ingatan manusia itu sulit dihapuskan. Tak seperti file dalam flasdisk, atau seperti tumpukan dokumen dalam komputer yang mudah kita delete secara permanen.
Ingatan manusia itu sangat kuat, walau setiap momen tidak bisa diingat setiap saat. Namun jangan pula salahkan ingatan kita, jika kita selalu ingat si dia yang pernah hadir dalam kehidupan kita. Mungkin banyak teman kita yang mengatakan,
“Idih udah lama pisah dengannya, tapi kok masih saja teringat dia terus? Jangan-jangan loe gak bisa move on!”
Perkataan semacam itu seolah men-judge kita bahwa diri kita itu orang yang tak bisa move on dari cinta yang lama. Jika kita mengiyakan perkataan-perkataan seperti itu tentulah kemungkinan kita akan terlarut kembali dalam memikirkannya.
Kita jadi berfikir dalam-dalam

Tak Jadi Bersanding Denganmu, Bukan Berarti Aku Harus Menyesali Semua Kisah Kita


tumblr_lr1zphi6jR1qg2xooo1_500-750x501
Source On Hipwee : http://www.hipwee.com/opini/tak-jadi-bersanding-denganmu-bukan-berarti-aku-harus-menyesali-semua-kisah-kita/

Aku teringat akan masa-masa dulu ketika merangkai mimpi bersamamu. Membayangkan indahnya masa depan jika kita akan bersama kelak pada suatu saat. Namun akhirnya kini Allah telah memberikan jawabannya. Kini kau telah bersanding dengan orang lain. Seolah tiada lagi yang bisa aku lakukakn. Aku pun harus mengikhlaskanmu, walau berat namun aku mencoba percayai bahwa kau memang jodohku. Serta aku harus percaya pula, bahwa memang dialah yang terbaik untukmu.
Aku masih sering mengingat masa-masa dimana kita dulu sering bercanda bersama. Tahukah engkau, banyak tempat di dunia ini yang seolah sengaja mengingatkan kebersamaanku denganmu. Hal itu karena, begitu banyak hal yang telah kita lalui bersama di tempat-tempat itu.

Minggu, 09 Agustus 2015

Tak Usah Iri dengan Kecantikan Orang Lain, Karena Aku Mencintaimu Apa Adanya

dude

Source on Hipwee : http://www.hipwee.com/opini/tak-usah-iri-dengan-kecantikan-orang-lain-karena-aku-mencintaimu-apa-adanya/

Terkadang aku melihatmu cemberut mengernyitkan dahimu kala memandang sosok yang begitu cantik telihat darimu. Kau bilang andai saja kau itu secantik orang itu. Namun percayalah padaku, tak secantik dirinya pun nyatanya kau yang telah buat hatiku justru memilih dirimu. Karena sebagai lelaki, aku pun tahu mana yang harus aku utamakan. Kecantikan fisikmu atau mulianya sifatmu itu. Justru aku sangat bahagia dengan apa yang kau miliki sekarang.
Bibirmu terkadang manyun kedepan, ingin sekali aku menyentilnya dengan manja. Inginku menyadarkanmu yang kala itu sedang sedih karena tak mempunyai tinggi yang ideal. Jangan bersedih, jangan menutupi keanggunanmu dari hal yang seperti itu.
Aku coba mengerti, mungkin kau ingin terlihat lebih anggun kala kau

Aku Tahu Kau Memiliki Rasa yang Dalam. Tapi Maaf, Sampai Saat Ini Kau Hanya Bisa Kujadikan Teman

Source on Hipwee : http://www.hipwee.com/opini/aku-tahu-kau-memiliki-rasa-yang-dalam-tapi-maaf-sampai-saat-ini-kau-hanya-bisa-kujadikan-teman/
Apakah kita pernah mempunyai seorang teman yang rasanya begitu dekat dengan kita? Seorang teman yang berasal dari lawan jenis kita. Teman yang biasa kita sebut sebagai sahabat. Hal itu karena keakraban kita dengan dia memang terasa begitu sangat intens.
Dia itu menjadi seseorang yang sangat istimewa bagi kita, hari-hari tanpanya juga rasanya ada yang kurang. Saat sedang berkumpul dengan teman-teman yang lain, sering kali kita mencari dia untuk pertama kali kita sapa. Hingga kadang banyak yang mengira hubungan kita dengannya itu lebih dari sekedar sahabat biasa.
Banyak kebahagiaan yang tercipta bersama dia. Entah kenapa rasanya begitu nyaman saat bersama dengannya. Canda dan tawa terdengar begitu lepas. Dia pun selalu bisa menjadi tempat untuk bercerita meluapkan segala masalah yang sedang kita jalani.

Nak, Apa Kau Benar-Benar Ingin Kuliah? Ayah Ibumu Tak Mampu Membiayaimu.

www.fotografindo.com
Source on Hipwee : http://www.hipwee.com/opini/nak-apa-kau-benar-benar-ingin-kuliah-ayah-ibumu-tak-mampu-membiayaimu/

Awalnya kami tak pernah berpikir untuk bisa duduk di bangku perguruan tinggi. Tak terbersit di pikiran kami kala kami masih kecil, bahwa kami saat ini bisa merasakan pendidikan di perguruan tinggi. Serasa dulunya itu sangatlah mustahil bagi kami. Hal itu karena kami sadar bahwa orang tua kami tak akan mampu membiayai kami untuk kuliah.
Bahkan sebagian dari kami, bisa duduk di bangku SMA sudah itupun sudah suatu yang sangat luar biasa.  Namun ternyata Allah berkendak lain, kami dijadikannya bisa ikut merasakan luasnya pengetahuan lewat perkuliahan. Kami bisa kuliah karena adanya beasiswa yang diberikan untuk kami.
Mungkin ceritanya berawal dari SMA, kala kami mulai dikenalkan oleh guru-guru kami tentang berbagai perguruan tinggi. Cerita-cerita tentang kuliah yang begitu hebat menurut kami pada saat itu. Sejak saat itu mulailah tergambar di fikiran kami untuk kuliah. Namun disisi lain, logika kami juga protes pada diri kami sendiri.
“Mana mungkin kamu bisa kuliah, lihat kondisi orang tuamu? Sadar diri saja! emang siapa yang bisa membiayai kuliahmu? Dasar nggak tahu diri!!!”.
Pikiran seperti itu seolah

Selasa, 28 Juli 2015

Kisah Sang Bintang Dan Sang Bidadari

Kisah Sang Bintang Dan Sang Bidadari


            Disuatu malam hari seperti biasanya bintang-bintang bersinar menghiasi malam. Cahayanya begitu gemerlap indah bertaburan dalam luasnya langit. Dibawah sinar rembulan yang purnama menambah keindahan malam itu. Seperti biasa sesosok bidadari nan cantik berjalan-jalan menaburkan kedamaian dan ketenangan malam, Sangbidadaripun tersenyum karena melihat pemandangan malam itu dimana para bintang bertaburan bersinar dibawah sinar sang rembulan.
            Sang bidadaripun menghampiri sang rembulan, menari-nari terbang melayang bermain bersamanya. Membuat para bintang iri dibuatnya. Sementara itu sang rembulan semakin cerah sinarnya karena merasa senang dengan adanya bidadari. Hari-hari seperti itu beberapa hari berlalu sama. Tapi lambat laun sang bidadari sadar bahwa sinar rembulan lambat laun tak seterang dahulu, dari purnama kini menjadi sinar sabit dan kadang kala menghilang tak bersinar. Melihat gundah gulana sang bidadari itu para bintang coba menghiburnya, para bintang  mulai datang menghampirinya satu demi satu.Tanpa terasa banyak bintang yang kini bersama sang bidadari. Kini sang bidadaripun tersenyum, karena sekarang banyak bintang-bintang yang datang temani hari-harinya. Sang bidadari baru tersadar bahwa cahaya bintang itu asli dan terang daripada cahaya rembulan. Sang Bidadari pun berharap kepada bintang-bintang itu supaya mau temaninya setiap saat. Tapi bintang-bintang itu mengajukan syarat, “Pilihlah salah satu diantara kami untuk menemanimu wahai bidadari”. Sang bidadari menjawab “Tapi aku ingin kalian semua ada temani aku”.Para bintang menjawab “Jika kami semua menyinarimu, engkau justru tak mengetahui siapa yang sebenarnya selalu menyinarimu dengan

Follow by Email

Bidikmisi