Diantara sebaik-baik manusia adalah orang yang bermanfaat diantara sesamanya (Nabi Muhammad SAW)

Saturday, February 6, 2016

Friday, February 5, 2016

Ceritaku Bersama X AP 3, Pengalaman Mengajar di SMK Negeri 1 Salatiga - Catatan Sang Bidikmisi Ke 10



Sejenak di suatu malam aku terdiam sambil membaca kalimat-kalimat yang tertulis singkat di beberapa larik kertas.

“Pak agus itu orangnya santai, baik, selalu punya cara untuk menghilangkan rasa bosan muridnya. Seperti menampilkan video / motivasi agar kita tidak mudah putus asa dan lain-lain. Maaf jika  X AP 3  agak susah di atur dan berisik.”

Beberapa kalimat yang diakhiri tanda tangan dengan nama Aprilia. Sebuah nama yang membuatku merasa ingin kembali bertemu dengan sosok murid-muridku dari sebuah sekolah di Kota Salatiga, SMK Negeri 1 Salatiga. Itulah salah satu yang kubaca malam itu, dari salah satu muridku dahulu. Aku kembali membaca lembaran kertas demi kertas di mejaku.

“Menurut saya Bapak itu sangat perhatian kepada kami, sayang kepada kami, sabar mengajar kami, pokoknya baik kepada kami. Hanya ucapan terima kasih yang kami sampaikan. Salam sayang murid kepada guru.”

Kalimat-kalimat yang ditulis oleh

Thursday, February 4, 2016

Setidaknya Diriku Pernah Berjuang, Walau Akhirnya Kamu Memilih Pergi

www.cpuik_.info_Source On Hipwee : http://www.hipwee.com/opini/setidaknya-diriku-pernah-berjuang-walau-akhirnya-kamu-memilih-pergi/

Pernahkah kita memperjuangkan seseorang, namun kita tak berhasil mendapatkannya? Selanjutnya, terkadang kita masih bersedih ketika menyadari bahwa orang yang kita kejar dulu itu, kini tak jadi milik kita. Kini dia entah dengan siapa, mungkin telah bersanding bersama orang lain. Rasa sedih begitu terasa ketika kita membayangkan andai dahulu perjuangan kita untuk mendapatkannya itu berhasil. Andai saja.
Andai saja

Tak Apa Kau Tak Rupawan. Hatiku yang Utama Menilaimu, Bukan Sekedar Mataku

wpid-danbo-danboard-5-jpg

Source On Hipwee : http://www.hipwee.com/opini/tak-apa-kau-tak-rupawan-hatiku-yang-utama-menilaimu-bukan-sekedar-mataku/

Tentulah setiap orang itu menginginkan mendapatkan kekasih yang rupawan. Seorang pria pastilah berharap pasangannya itu adalah wanita yang cantik. Begitupun seorang wanita, tentu ia mengharapkan pria yang ganteng untuk menjadi kekasihnya. Tiada yang salah dengan itu, kecantikan dan kegantengan adalah bagian dari keindahan yang telah diciptakan Allah Tuhan kita di dunia ini. Setiap orang tentu menyukai keindahan itu, begitupun diriku.
Kecantikan dan kegantengan bisa menjadi

“Cieee Udah Lamaran!!”, Dariku yang Kalah Cepet dengan Dia

Lamaran

Source On Hipwee : http://www.hipwee.com/opini/cieee-udah-lamaran-dariku-yang-kalah-cepet-dengan-dia/

Rasanya aneh dan "deg" juga di hati ini, ketika kita mendengar kabar bahwa seorang yang kita sayangi ternyata dirinya kini telah dilamar oleh orang lain. Rasanya campur aduk terdengar di telinga kita. Entah apa yang terasa, senang atau sedih. Senang karena mendengar kalau si dia akan dibahagiaakan oleh orang lain. Atau justru begitu sedih karena bukan kita yang akan membahagiakan dirinya.
Rasanya seperti baru kemarin saja, ketika kita masih begitu dekat dengannya. Ketika dirinya masih kita harapkan untuk menjadi jodoh kita. Oh, rasanya kabar yang kita dengar itu begitu mengejutkan. Serasa tak ada angin dan tak ada petir, namun tiba-tiba

Namamu Memang Sangat Rahasia Bagiku, Namun Engkau Itu Nyata Tertulis Tuk Menjadi Jodohku

Jodoh Cinta

Source On Hipwee : http://www.hipwee.com/opini/namamu-memang-sangat-rahasia-bagiku-namun-engkau-itu-nyata-tertulis-tuk-menjadi-jodohku/
Jodoh itu memang misteri, misteri yang belum bisa kita pahami seperti apa jalan yang bisa kita tempuh untuk bertemu dengannya. Seolah memang tak ada jawabannya, jodoh adalah suatu hal di dunia ini yang penuh rahasia. Hingga kita bisa memahami, jodoh kita itu memang dirahasiakan oleh Allah untuk kita.
Namanya tak pernah bisa kita tebak. Tempat tinggalnya tak pernah bisa kita kira-kira. Bahkan sedikitpun kita tak bisa mengetahui tentangnya untuk sekarang ini. Kita hanya bisa percaya bahwa tentu Allah telah menyediakan seorang jodoh bagi kita untuk mengarungi kehidupan.
Seiring berjalannya waktu yang membuat kita semakin

Kutahu Bertemu Denganmu dan Akhirnya Hatiku Mencintaimu, Semua Itu Bukanlah Suatu Kebetulan Semata.

Untukmu
Source On Hipwee : http://www.hipwee.com/opini/kutahu-bertemu-denganmu-dan-akhirnya-hatiku-mencintaimu-semua-itu-bukanlah-suatu-kebetulan-semata/
Aku tak pernah mengira bisa bertemu denganmu, karena aku tak pernah merencanakan untuk bertemu denganmu seperti sekarang. Engkau pun tahu itu, awalnya kita tak saling kenal. Kita tak pernah saling jumpa. Hingga akhirnya pada suatu hari kita pun dipertemukan dalam suatu momen tertentu. Hingga entah siapa yang memulai, akhirnya kita bisa saling kenal. Kita pun akhirnya menjadi seorang teman.
Lambat-laun kita pun melewati waktu dengan jalinan pertemanan. Aku dan kamu yang awalnya dahulu sangat sungkan untuk bertukar sapa. Kini dengan sedikit senyum saja, kita bisa saling bercanda tawa hingga cukup lama. Hingga kadang kita lupa, sejak kapan sih sebenarnya kita bisa mulai akrab. Sejak kapan kira-kira kita sudah tak sungkan untuk saling menyapa. Bahkan kita memang bukan lupa lagi, tetapi memang kita tak menyadari bahwa dengan berjalannya waktu telah membuat kita bisa menjadi akrab lewat semua momen kebersamaan yang telah terlewati.
Lama bersamamu sebagai seorang teman menjadikanku

Nak! Walau Bapak Ibumu Orang yang Tak Punya, Jangan Pernah Takut Bermimpi Tinggi

Sosok ayah

Source On Hipwee  http://www.hipwee.com/opini/nak-walau-bapak-ibumu-orang-yang-tak-punya-jangan-pernah-takut-bermimpi-tinggi/

Takdir awal kehidupan setiap orang itu memang berbeda-beda. Kita tak pernah bisa memilih, kita itu akan dilahirkan dari keluarga yang seperti apa. Entah itu dari keluarga kaya, entah itu miskin. Entah dari keluarga yang sangat dihormati atau hanya sekedar keluarga yang sangat sederhana. Tahu-tahu kita sudah berada di pangkuan seorang ibu yang begitu menyayangi kita, dan sosok seorang ayah yang dengan riang mau menggendong kita kemana saja.
Begitulah Nak, kira-kira hal yang ingin ayah dan ibumu sampaikan padamu saat ini. Bahwa kita terlahir di dunia ini tak bisa memilih, maka ayah berharap engkau pun tetap mensyukurinya. Walau kau telah menjadi anak dari kami yang tak punya apa-apa, dibanding keluarga teman-temanmu yang lain. Kami harap engkau pun tetap bisa bahagia bersama kami.
Kami minta maaf nak. Saat engkau masih kecil dahulu, kami tak bisa

Maaf Ayah Ibu, Anakmu yang Kau Sekolahkan Selama Ini Belum Berpenghasilan Besar

Sungkem Ayah Ibu

Source On Hipwee : http://www.hipwee.com/opini/maaf-ayah-ibu-anakmu-yang-kau-sekolahkan-selama-ini-belum-berpenghasilan-besar/
Ayah, aku tahu engkau selama ini telah bekerja keras demi anakmu ini. Engkau bekerja membanting tulang agar aku bisa sekolah seperti anak-anak yang lain. Bahkan engkau telah berjuang agar anakmu yang jarang berterima kasih ini selalu berangkat sekolah dengan semangat. Engkau cukupi semua kebutuhan sekolahku, bahkan semua permintaanku ini itu engkau sering turuti.
Entah kenapa dulu aku jarang berfikir bahkan mungkin tak pernah memikirkan, apakah engkau saat itu mempunyai uang dan biaya demi menuruti semua keinginanku. Kini aku sadar, ternyata mencari uang itu memang butuh kerja keras. Maafkan aku ayah, anakmu ini memang dulu tak tahu diri dan sering menyusahkanmu.
Ibu, aku sadar engkau

Mungkin Suatu Saat Kuharus Mengikhlaskanmu, Dariku Orang yang Kau Anggap Kakak

Cinta Terpendam
Source On Hipwee : http://www.hipwee.com/opini/mungkin-suatu-saat-kuharus-mengikhlaskanmu-dariku-orang-yang-kau-anggap-kakak/

Kakak
Itulah sebuah kata yang sering kau sapakan untukku. Sebuah kata yang sebenarnya sering juga diucapkan padaku oleh banyak orang, terutama orang yang umurnya berada di bawahku. Namun kata itu berbeda jika yang mengatakannya adalah kamu. Jika yang mengatakannya dirimu rasanya tak sekedar hanya sapaan formalitas sebagai tanda hormat kepada orang yang lebih tua.
Namun lebih terasa sebagai kedekatan emosional antara dirimu dan diriku. Iya kamu, kamu yang sebenarnya bukanlah adik kandungku. Namun terasa begitu dekat jalinan keakrabannya. Hingga kau menjadi sosok orang yang aku istimewakan dalam perjalanan hidupku ini.
Entah sejak mulai dari kapan waktunya saat kita mulai akrab. Entah kapan pertama kalinya

Novel : Emak Aku INgin Kuliah

Novel : Emak Aku INgin Kuliah
CP : 089620423210, Email : mas.agus.jp@gmail.com, PIN : 7529A05C

Follow by Email